Categories
Blog

HUT TRANSIMIGRASI KE 30 TAHUN DESA PEMATANG TINGGI ADAKAN GOES BERSAMA

Dalam rangka memperingati hari ulang tahun transimigrasi yang ke 30 tahun Desa Pematang Tinggi, Kecamatan Kerumutan, adakan GOES bersama jelajah Kerumutan pada hari Selasa tanggal 24 Desember 2019.

Tidak kurang dari 100 orang peserta Goes yang ikut ambil bagian dengan start awal jalan poros Desa Pematang Tinggi, Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau.

Kesempatan tersebut turut hadir Kapolsek Kerumutan IPTU Fajri Sentosa, S.H.  juga hadir Anggota DPRD Kabupaten Pelalawan Suwandi, S.T., beserta Kepala Desa Pematang tinggi Andi Agus Susiawati, S.T.

Goes bersama di buka langsung oleh Kapolsek Kerumutan IPTU Fajri Sentosa, S.H., dan dilanjutkan dengan beragam kegiatan lainnya.

Dalam sambutan Kepala Desa Pematang Tinggi Andi Agus Susiawan, S.T., mengajak seluruh lapisan Masyarakat untuk mengambil hikmah dari HUT Transmigrasi ini, berkat perjuangan para orang tua dan sesepuh terdahulu yang telah menggagas dari awalnya Transmigrasi sehingga bisa kita rasakan seperti saat ini.

“Untuk itu mari kita jaga hidup rukun antar sesama, melalui momentum Hut transmigrasi ini, Saya mengajak semua elemen Masyarakat Desa Pematang tinggi untuk sama sama berpangku tangan juga saling bahu membahu dalam membangun Desa Pematang Tinggi, agar lebih baik lagi di masa yang akan datang dan bersenegeri.” Ungkapnya.

Hal senada juga di katakan ketua pantia Hut Transmigrasi yang ke 30 Warsito, “ini sudah menjadi agenda rutin kita setiap tahunnya, dan dengan begini kita bisa mengingat bagai mana orang tua kita dahulu dan terdahulu memperjuangkan transmigrasi termasuk Almarhum Bapak Presiden Indonesia Soeharto. Beliau sebagai bapak transimigrasi juga dengan tujuan semangat rasa bergotong royong bersama, dengan cara lomba toga dan lomba kebersihan lingkungan, kedepannya kita berharap kegiatan yang harus diperbanyak bersifat universal dengan semangat dan menjaga ikatan persaudaraan tak pandang siapa dia, mari saling menjaga sesama dan mengigat kembali transimigrasi agar selalu ada,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *